Final Script 3MT

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pada video kali ini Team Widuri akan mempresentasikan tentang projectnya yaitu Widuri. Pasti ingin tahu kan Apa yang dimaksud dengan Widuri? Widuri adalah singkatan dari Wiki iDu Raharja iLearning, yang merupakan sebuah media pembelajaran khususnya untuk Pribadi Raharja di Perguruan Tinggi Raharja. Disini Pribadi Raharja bisa menulis berbagai macam artikel ilmiah seperti jurnal, hibah, tugas kuliah, KKP, TA maupun skripsi.

Lalu Bagaimana team Widuri melakukan pekerjaannya? Jika ada Pribadi Raharja yang telah membuat artikel atau laporan hibah, jurnal serta laporan KKP maupun Skripsi dan tidak ingin ada orang lain yang mengeditnya silahkan hubungi iDuhelp! untuk meminta team Widuri agar melakukan penguncian (lock) laporan tersebut agar tidak ada yang bisa merubah atau mengedit selain penulis. Team Widuri juga berhak sepenuhnya untuk menghapus artikel yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Widuri atau berisi sampah yaitu artikel yang tidak berguna dan membahayakan pembaca serta membahayakan sistem yang ada pada Widuri tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada penulis. Jika Pribadi Raharja ingin mengakses widuri untuk membuat artikel ataupun membuat laporan jurnal, hibah, KKP, atau TA/Skripsi silahkan kunjungi link widuri.raharja.info. Jika Pribadi Raharja mengalami kesulitan silahkan kunjungi halaman FAQ di link http://widuri.raharja.info/index.php?title=Bantuan:FAQ. Atau jika Pribadi Raharja ingin mengajukan pertanyaan seputar Widuri Pribadi Raharja dapat bertanya melalui iDuhelp! yang Online pada hari Senin sampai Jum’at pukul 08:00 WIB sampai pukul 21:00 WIB. Pribadi Raharja juga dapat bertanya secara offline yang bisa di akses secara 24 jam oleh customer.

Presentasi 3MT Raharja HKI di Gathering Timur

Hayyy semuanya 🙂

Pada cermi ini saya akan menjelaskan pengalaman saya pertama kali presentasi 3MT Raharja tentang Hak Kekayaan Intelektual. Sebelum gathering ka Khanna hangout 4G menanyakan siapa yang ingin maju 3MT di Gathering Timur.

Setelah dapet HO itu langsung kepikiran, ada rasa takut juga dan langsung mempersiapakan untuk menghafal script 3MT.

Untuk menghafal script 3MT HKI, aku sudah menghafalnya dari hari kamis malam karena sebelumnya ka Khanna menyuruh aku untuk latihan presentasi di hari Jum’at akan tetapi tidak jadi latihan dihari itu karena hari Jum’at aku dan team 4G harus mendata email mahasiswa untuk OJRS+. Karena itu ka Khanna menyuruh kembali latihan presentasinya di hari Senin aja.

Pada hari Senin malam sehari sebelum gathering aku latihan menghafal di depan kaca berkali-kali sampe mulut pegel tapi gapapa karena kalau ingin sukses itu butuh perjuangan.

Dan hari yang ditunggu-tunggu pun tiba yaitu presentasi di gathering timur. Harus datang pagi dan harus mempersipkan mental yang lebih dari biasanya. Karena ka Khanna MC pada saat itu ka Khanna memanggil peserta 3MT yang ingin maju yaitu saya, ka Endah, ka Komala, ka Rizki, dan ka Rista. Untuk mengetahui urutan maju kami harus gambreng dan hasilnya yang maju pertama ka Rista kedua ka Endah, ketiga ka Rizki, keempat saya, dan kelima ka Komala.

Karena aku sama ka Komala sisa dari gambreng jadi aku sama ka Komala harus suwit tetapi aku ga mau suwit tapi aku langsung ngomong ke ka komala “aku aja duluan ya ka, kaka terakhir” kata ka Komala “yaudah gapapa”. Ternyata Pak UR mendengarkan pembicaran tersebut dan setelah presentasi Pak UR bilang “saya mengibaratkannya seperti pertandingan tinju dwiki yang ingin maju terlebih dahulu untuk menyerang” dan dari perkataan tersebut beliau sudah bangga dengan saya 🙂

Berikut merupakan video hasil presentasi 3MT saya :

Waktu saya presentasi ga nyangka banyak yang memperhatikan dan setelah selesai presentasi banyak yang tepuk tangan dari situ aja saya sudah merasa bersyukur. Waktu mendengar komentar dari Pak UR saya tambah ga nyangka lagi karena Pak UR bilang presentasi saya bagus karena intonasi yang saya ucapkan berayun-ayun membuat enak untuk didengar dan dipahami dan saat saya bergoyang-goyang untuk presentasi itu menjadi ciri khas untuk saya kata Pak UR 🙂 dan satu lagi Pak UR ingin saya menjadi anak bimbingannya, seneng plus bangga bisa dapet pujian seperti itu.
Dan saat yang ditunggu-tunggu tiba yaitu pengumuman hasil pemenang setelah semuanya selesai vote masing-masing jagoannya. Ketika hasilnya ditampilkan ternyata saya bisa mendapatkan juara 1 🙂 horeee… untuk juara 2 yaitu ka Rista dan juara 3 yaitu ka Komala. Selamat yaa untuk para pemenang 🙂
Berikut merupakan hasil votingnya :
Berikut merupakan foto peserta yang semuanya mendapatkan hadiah buku matematika ekonomi ciptaannya Pak Gunawan dan Pak UR.
Berikut merupakan foto saya bersama Pak UR :
Foto bersama team 4G :
 Dan berikut hadiah yang didapatkan team 4G :
 

Waterfall Raharja

Mind Mapping
Merupakan cara dalam berinovasi atau mengembangkan keterampilan berfikir dalam menganalisa ide kreatif secara detail sehingga masalah dapat terselesaikan dengan cepat dengan pemikiran dan konsep yang dapat saling berkomunikasi dalam sebuah media dalam bentuk diagram yang menggunakan gambar, kata-kata, dan warna dalam menciptakan ide-ide yang potensial dalam memecahkan suatu masalah dan membuat perencanaan secara strategis.

Analisis
Pada metode analisa sistem ini merupakan penjabaran atau realita dari metode analisa yang anda pilih pada BAB I yang sudah disesuaikan berdasarkan kebutuhan penelitian yang anda lakukan. Pada metode analisa ini, anda juga harus memperhatikan metode pengumpulan data yang sebelumnya sudah anda lakukan yaitu pada saat melakukan observasi dan wawancara untuk mendapatkan data yang akan anda analisa.

Elisitasi
Merupakan rancangan yang dibuat berdasarkan sistem yang baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Elisitasi didapat melalui metode wawancara dan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu sebagai berikut (Hidayati, 2007) :

Elisitasi tahap I
yaitu berisi seluruh rancangan sistem baru yang diusulkan oleh pihak manajemen terkait melalui proses wawancara.

Elisitasi tahap II
merupakan hasil pengklasifikasian dari elisitasi tahap I berdasarkan metode MDI. Metode MDI ini bertujuan untuk memisahkan antara rancangan sistem yang penting dan harus ada pada sistem baru dengan rancangan yang disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Berikut penjelasan mengenai Metode MDI :

1. M pada MDI itu artinya Mandatory (Penting). Maksudnya requirement tersebut harus ada dan tidak boleh dihilangkan pada saat membuat sistem baru.
2. D pada MDI itu artinya Desirable. Maksudnya requirement tersebut tidak terlalu penting dan boleh dihilangkan. Tetapi jika requirement tersebut digunakan dalam pembentukan sistem, akan membuat sistem tersebut lebih perfect.
3. I pada MDI itu artinya Inessential. Maksudnya bahwa requirement tersebut bukanlah bagian dari sistem yang dibahas dan merupakan bagian dari luar sistem.

Elisitasi tahap III
merupakan hasil penyusutan dari elisitasi tahap II dengan cara mengeliminasi semua requirement yang optionnya I pada metode MDI. Selanjutnya semua requirement yang tersisa diklasifikasikan kembali melalui metode TOE, yaitu sebagai berikut :

1. T artinya Tehnikal, maksudnya bagaimana tata cara / tehnik pembuatan requirement tersebut dalam sistem yang diusulkan?
2. O artinya Operasional, maksudnya bagaimana tata cara penggunaan requirement tersebut dalam sistem yang akan dikembangkan ?
3. E artinya Ekonomi, maksudnya berapakah biaya yang diperlukan guna membangun requirement tersebut didalam sistem?

Metode TOE tersebut dibagi kembali menjadi beberapa option, yaitu :
1. High (H) : Sulit untuk dikerjakan, karena tehnik pembuatan dan pemakaiannya sulit serta biayanya mahal. Sehingga requirement tersebut harus dieliminasi.
2. Middle (M) : Mampu untuk dikerjakan
3. Low (L) : Mudah untuk dikerjakan

Final draft elisitasi
merupakan hasil akhir yang dicapai dari suatu proses elisitasi yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan suatu sistem yang akan dikembangkan.

Strategi
Merupakan sebuah taktik yang digunakan dalam mencapai sebuah tujuan tertentu yang dibuat secara kuantitas dalam menentukan beberapa luas pencapaian yang akan dicapai untuk menyelesaikan sebuah permasalahan atau memecahkan sebuah permasalahan. Pembahasan strategi ini merupakan penjabaran yang dilakukan secara keseluruhan dengan menerapkan pembahasan secara satu per satu dengan detail dari final elisitasi untuk jadikan sebagai pembuktian atas pencapian yang telah dilakukan dan dapat dibuktikan kuantitasnya, yaitu sebagai berikut :

1. Strategi 1 : (yang diisikan urutannya sesuai dengan daftar pada elisitasi final nomor 1 pada bagian functional)
a. Penjelasan secara detail mengenai apa yang ingin dicapai pada strategi yang akan dibahas ini :
b. Pembuktian berupa gambar dari hasil pencapaian strategi yang sudah dijalankan.

2. Strategi 2 : (yang diisikan urutannya sesuai dengan daftar pada elisitasi final nomor 2 pada bagian non functional)
a. Penjelasan secara detail mengenai apa yang ingin dicapai pada strategi yang akan dibahas ini
b. Pembuktian berupa gambar dari hasil pencapian strategi yang sudah dijalankan

HIPO dan Prototype
HIPO (Hirarchy Plus Input Process Output) merupakan alat bantu untuk membuat spesifikasi program yang merupakan struktur yang berisi diagram dimana di dalam program ini berisi input yang diproses dan menghasilkan output. Spesifikasi program menjelaskan mengenai cara penggunaan aplikasi program yang diusulkan.

Prototype
Pada tahap ini merupakan gambar yang jelas mengenai rancangan bangun yang lengkap kepada para pengguna website, juga sebagai pemenuhan kebutuhan daripada para pengguna sistem. Rancangan prototype ini bukan berisi hasil printscreen dari sebuah program, tetapi desain layout dari program yang anda buat. Rancangan ini dalam bentuk kotak-kotak. Apabila yang anda buat merupakan pengembangan dari yang sebelumnya, maka rancangan Prototype ini berisi printscreen dari system yang berjalan.

Testing
adalah pengujian yang dilakukan terhadap keseluruhan sistem (secara lengkap) dan sistem yang telah terintegrasi untuk mengevaluasi apakah sistem yang dibuat telah sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Implementasi
Implementasi program dilakukan dengan menggunakan metode Blackbox Testing. Metode Blackbox Testing merupakan pengujian program yang mengutamakan pengujian terhadap kebutuhan fungsi dari suatu program. Tujuan dari Metode Blackbox Testing ini adalah untuk menemukan kesalahan fungsi pada program. Pengujian dengan Metode Blackbox Testing dilakukan dengan cara memberikan sejumlah input pada program. Input tersebut kemudian di proses sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya untuk melihat apakah program aplikasi dapat menghasilkan output yang sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai pula dengan fungsi dasar dari program tersebut. Apabila dari input yang diberikan, proses dapat menghasilkan output yang sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya, maka program yang dibuat sudah benar, tetapi apabila output yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan fungsionalnya, maka masih terdapat kesalahan pada program tersebut, dan selanjutnya dilakukan penelusuran perbaikan untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi.