Why Project – HKI (Hak Kekayaan Intelektual)

Hay… Sebelum menjelaskan why project saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Nama saya Dwiki Fahliandhini, link widuri, dan linkedin. Berikut link SKUP bimbingan saya disini. Pada KKP ini pembimbing saya yaitu kaka cantik ka Khanna Tiara, S.kom.

“Jangan lupa baca sampai selesai ya walaupun panjang soalnya bisa nambahin wawasan kalian juga 😄”

Pada cermi ini saya akan menjelaskan apa itu HKI (Hak Kekayaan Intelektual). HKI menurut pendapat saya yaitu sistem yang dimiliki kampus Raharja untuk memberikan hak paten pada suatu karya yang harus diberikan hak paten agar tidak terjadi penjiplakan, untuk lebih jelasnya bisa dilihat disini. Untuk logo HKI untuk saat ini belum ada dan masih dalam proses pembuatan. Untuk pearangkat HKI yaitu IME haki.ilearning.me dan Rinfo haki@raharja.info.

Ruang lingkup HKI diantaranya :

( sumber : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Kekayaan_intelektual#Ruang_Lingkup_HKI )

  • Hak Cipta
  • Paten
  • Merek
  • Desain Industri
  • Indikasi Geografis

Oleh karena itu saya akan menjelaskan secara singkat mengenai ruang lingkup HKI tersebut agar saya dapat lebih memahami apa itu HKI. Kekayaan Intelektual atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau Hak Milik Intelektual adalah padanan kata yang biasa digunakan untuk Intellectual Property Rights (IPR) atau Geistiges Eigentum, dalam bahasa Jermannya. Istilah atau terminologi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1790. Adalah Fichte yang pada tahun 1793 mengatakan tentang hak milik dari si pencipta ada pada bukunya. Yang dimaksud dengan hak milik disini bukan buku sebagai benda, tetapi buku dalam pengertian isinya. Istilah HKI terdiri dari tiga kata kunci, yaitu Hak, Kekayaan, dan Intelektual. Kekayaan merupakan abstraksi yang dapat dimiliki, diahlihkan, dibeli, maupun dijual. ( sumber : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Kekayaan_intelektual )

PATEN

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut kepada pihak lain untuk melaksanakannya. Invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

( sumber : http://www.dgip.go.id/paten)

Secara umum, ada tiga kategori besar mengenai subjek yang dapat dipatenkan: proses, mesin, dan barang yang diproduksi dan digunakan. Proses mencakup algoritma, metode bisnis, sebagian besar perangkat lunak (software), teknik medis, teknik olahraga dan semacamnya.

Referensi Hukum Paten : ( sumber : http://www.dgip.go.id/paten/referensi-hukum-paten )

UNDANG – UNDANG (UU) PATEN REPUBLIK INDONESIA
1. UU Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten
2. Penjelasan UU Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten
3. UU Nomor 13 Tahun 1997 tentang Perubahan UU Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 30)
4. UU Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten (Lembaran Negara RI Tahun 1989 Nomor 39)

Tarif Biaya Permohonan paten diantaranya : ( sumber : http://www.dgip.go.id/paten/tarif-biaya-permohonan-paten )

 

[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-m0dVXxi1_UA/VWMaaAxef1I/AAAAAAAADr4/5EsCXOopPHU/s144-c-o/15%252520-%2525201.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/104685538617666806760/52515#6152790550104670034″ caption=”15 – 1″ type=”image” alt=”15 – 1″ pe2_img_align=”center” ]

Alternatif Pengajuan Permohonan Paten Pemohon dapat melakukan pengajuan permohonan dengan memilih salah satu cara berikut ini :

  1. Langsung ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual.
  2.  Melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I di seluruh Indonesia.
  3. Melalui Kuasa Hukum Konsultan HKI terdaftar.

Syarat hasil temuan yang akan dipatenkan di Indonesia adalah baru (belum pernah diungkapkan sebelumnya), mengandung langkah inventif (tidak dapat diduga sebelumnya), dan dapat diterapkan dalam industri. Jangka waktu perlindungan untuk paten ‘biasa’ adalah 20 tahun, sementara paten sederhana adalah 10 tahun. Paten tidak dapat diperpanjang.

Untuk penjelasan Paten yang lebih jelas klik link ini.

MEREK

Merek adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa.

( sumber : http://www.dgip.go.id/merek )

Fungsi merek :

  • Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan produksi orang lain atau badan hukum lainnya.
  • Sebagai alat promosi, sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebutkan mereknya.
  • Sebagai jaminan atas mutu barangnya.
  • Menunjukkan asal barang/jasa dihasilkan.

Desain Industri

Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.

( sumber : http://www.dgip.go.id/desain-industri )

Hak Cipta

Hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

( sumber : http://www.dgip.go.id/hak-cipta)

Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau “ciptaan”. Ciptaan tersebut dapat mencakup puisi, drama, serta karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis (tari, balet, dan sebagainya), komposisi musik, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, perangkat lunak komputer, siaran radio dan televisi, dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri.

Hak cipta berlaku dalam jangka waktu berbeda-beda dalam yurisdiksi yang berbeda untuk jenis ciptaan yang berbeda. Masa berlaku tersebut juga dapat bergantung pada apakah ciptaan tersebut diterbitkan atau tidak diterbitkan. Di Amerika Serikat misalnya, masa berlaku hak cipta semua buku dan ciptaan lain yang diterbitkan sebelum tahun 1923 telah kadaluwarsa. Di kebanyakan negara di dunia, jangka waktu berlakunya hak cipta biasanya sepanjang hidup penciptanya ditambah 50 tahun, atau sepanjang hidup penciptanya ditambah 70 tahun. Secara umum, hak cipta tepat mulai habis masa berlakunya pada akhir tahun bersangkutan, dan bukan pada tanggal meninggalnya pencipta.

( sumber : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Hak_cipta)

Untuk penjelasan Hak Cipta lebih jelas silakan klik link ini

Indikasi Geografis 

Indikasi geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan.

( sumber : http://www.dgip.go.id/indikasi-geografis )

Kelebihan dari hak cipta dan paten yaitu diantaranya:

  • Dengan adanya suatu pematenan dari suatu ciptaan,menjadikan seorang pencipta mendapatkan keuntungan dari barang yang diciptakanya yang dapat menjadi nilai ekonomis bagi dirinya dan merupakan suatu bayaran atas apa yang telah dibuat dengan jerih payahnya,juga menjadikan para pencipta berusaha membuat suatu karya cipta menjadikanya termotifasi akan pengakuan suatu yang diciptakanya,sehingga terciptalah banyak maha karya ciptaan yang dapat dimanfaatkan dan berguna oleh banyak orang.
  • Barang yang dipatenkan tidak bisa ditiru oleh orang lain,jika meniru akan dikenakan sanksi yang telah diatur oleh undang-undang HKI sehingga sang pencipta mendapat perlindungan hukum atas ciptaanya.

Kekurangan dari hak cipta dan paten yaitu diantaranya :

  • Biasanya barang atau apapun yang telah dipatenkan akan bernilai ekonomis tinggi sehingga konsumen akan sangat sulit untuk membelinya sehingga mereka lebih memilih kualitas barang yang rendah ataupun lebih memilih untuk menggunakan barang tiruan atau bajakan
  • Dalam proses pematenan suatu ciptaan adalah mahalnya biaya yang dikeluarkan serta prosedur yang panjang dan menyulitkan bagi si pencipta.

Kekurangan project HKI saat ini yaitu :

  1. Mahasiswa belum banyak yang mengetahui apa itu HKI dan manfaat HKI itu sendiri dan juga belum ada mahasiswa raharja yang mengajukan hasil karyanya untuk memiliki hak paten.
  2. Masih terdapat link yang kosong pada haki.ilearning.me oleh karena itu saya akan mengisinya agar iMe haki.ilearning.me bisa menjadi lebih lengkap.

Kelebihan dari project HKI yaitu :

  1. Kini dosen maupun mahasiswa Raharja tidak akan khawatir lagi jika hasil karyanya seperti robot atau software yang susah payah dibuatnya itu akan dijiplak oleh orang lain karena dapat mendaftarkan hasil karyanyan pada HKI yang terdapat di kampus Raharja.

Langkah awal yang akan saya lakukan pada project HKI ini yaitu saya akan membantu memperbaiki iMe haki.ilearning.me dengan cara menambahkan informasi pada link yang masih kosong yang terdapat pada iMe tersebut dan memperbaiki kata-kata yang salah pada iMe tersebut.

32 thoughts on “Why Project – HKI (Hak Kekayaan Intelektual)

  1. Sama persis seperti yang diajarkan oleh dosen saya Pak Albert tentang Hak Atas Kekayaan Intelektual ini.. hehe
    Pemaparannya jelas.. keren 😀

  2. akhirnya sudah menentukan project ya dwiki. cerminya bagus dan semoga ke depannya project yg kamu pillih bisa berjalan dg bagus juga ya dwiki. Ganbatte 🙂

  3. Wiihh mantep dwiki sudah ada projectnya dan yg dipilih HKI yaa ,, kereen smoga mampu mmberika yg terbaik apalgi mngenai HKI hrs perdalam byk mngenai itu smua, semangat yaa smoga sukses slalu 🙂

  4. Wah kereen banget nih projectnya dwiki tentang HKI (hak kekayaan intelektual ) setelah saya membaca cermi dwiki jadai dapat pengetahuan baru
    Sukses ya dwiki dengan projectnya 🙂

  5. Wah kereen banget nih projectnya dwiki tentang HKI (hak kekayaan intelektual ) setelah saya membaca cermi dwiki jadai dapat pengetahuan baru

    Sukses ya dwiki dengan projectnya 🙂

  6. Karena HKI ini baru berarti banyak referensi yg kamu dapatkan dari luar ya, itu harus ditulis ya referensinya dapet dari mana, klo bisa pengertian-pengertiannya dari jurnal yang sudah ada nomor issn nya

  7. Perangkat HKI :
    1. iMe HKI = ?
    2. Rinfo HKI = ? (kalau belum ada bisa lakukan request Rinfo untuk HKI)
    3. Logo HKI = ? (bisa dibuat)
    4. bisa kamu cari tau atau kamu kasih masukan kira-kira apa aja yg kurang dan belum ada

    • Iya ka perangkat HKI untuk saat ini hanya ada IME kalau untuk logo sama Rinfo masih dalam proses

  8. @khannatiara : iya nanti aku edit lagi buat tambahin masukkan dari kaka
    @nursam : untuk gambarnya masih dalam proses ditunggu aja ya ka

  9. Ada hal yang sedikit terlewat diawal, yaitu pemahaman kamu mengenai HKI.
    HKI = Hak Kekayaan Intelektual
    yang didalamnya terdapat bagian yang bisa dilihat di link ini http://www.dgip.go.id/ (web resmi Direktorat Jendral HKI) :
    1. Hak Cipta
    2. Paten
    3. Merek
    4. Desain Industri
    5. Indikasi Geografis

    Dan sebutan untuk HKI, jangan HAKI ya tetapi konsisten dengan sebutan HKI

  10. Asal usul kenapa bisa disebut HKI?
    coba didalami ya, awal mula dari kekayaan intelektual dan akhirnya menjadi Hak Kekayaan Intelektual, kenapa? (cari tau ya)
    ada UUD berapa aja yang membahas dan mengatur mengenai HKI

Leave a Reply